Manusia merupakan makhluk dwi tunggal. yakni memiliki dua sifat (pribadi dan sosial). maka tidak heran  jika manusia disebut sebagai makhluk individu dan makhluk sosial. Individu adalah satu kesatuan antara jasmani dan rohani. sedangkan sosial adalah kehidupan bersosialisasi manusia yang satu dengan yang lainnya.


     Manusia Sebagai Makhluk Individu
Manusia sebagai makhluk individu yaitu makhluk yang tidak dapat dibagi dan tidak dapat dipisahkan antara jiwa dan raga, keberadaanya sebagai makhluk tunggal yang memiliki ciri khas dengan corak kepribadiannya termasuk kemampuan kecakapannya. Setiap manusia memiliki perbedaan, hal itu dikarenakan manusia memiliki karakteristik sendiri, memiliki sifat, watak, keinginan, dan cita-cita yang berbeda satu sama lainnya(1). Sebagai makhluk individu, manusia memiliki unsur fisik dan psikis, atau jasmani dan rohani, atau jiwa dan raga. Jika dari unsur tersebut sudah tidak bersatu lagi, maka tidak disebut sebagai individu.
          Seorang individu adalah perpaduan antara faktor Fenotip dan genotip. Genotip adalah faktor yang dibawa individu sejak lahir, merupakan faktor keturunan. Fenotip adalah faktor yang dipengaruhi oleh lingkungan (lingkungan fisik, lingkungan sosial)(2). Lingkungan termasuk pendidikan yang secara tidak langsung sangat berpengaruh terhadap kepribadian setiap individu, walaupun tidak semua individu yang tinggal di lingkungan yang kurang baik memiliki kepribadian yang kurang baik pula, namun setidaknya ada sedikit pengaruh dari lingkungan tersebut pada individu itu. Dan kembali lagi kepada individunya yang dapat memilih mana yang baik dan tidak.
          Potensi pembentukan kepribadian manusia. Potensi yang disebut ability terbagi menjadi 2 :
1.       Actual Ability, kemampuan hasil usaha / belajar.
2.       Potential Ability, kemampuan bawaan yang diperoleh secara hereditas, berupa abilitas dasar umum (dalam potensi intelegensi dibagi superior / genius, normal, dan subnormal) dan abilitas dasar khusus (kemampuan dalam bidang tertentu)(2).

Manusia Sebagai Makhluk Sosial
Manusia sebagai makhluk sosial yaitu bahwa setiap manusia dalam menjalani kehidupannya akan senantiasa bersama dan bergantung pada manusia lainnya. Manusia saling membutuhkan satu sama lainnya, serta menurut kodratnya manusia adalah makhluk sosial(1). Kehidupan manusia pasti membutuhkan orang lain, contohnya saat manusia makan pasti memerlukan piring, dan piring tersebut kita membelinya di penjual piring, dan penjual piring tersebut membelinya dari pabrik / pembuat piring tersebut. Tanpa disadari hanya untuk makan saja manusia membutuhkan orang lain. Dan masih banya kegiatan lainnya yang tidak dapat manusia lakukan sendiri melainkan membutuhnkan orang lain.
Manusia dikatakan makhluk sosial karena :
a.       Dalam diri manusia ada dorongan untuk berhubungan (interaksi) dengan orang lain.
b.      Ada kebutuhan sosial (social need) untuk hidup berkelompok dengan yang orang lain.
c.       Manusia tidak akan bisa hidup sebagai manusia tanpa bantuan orang lain.
Manusia dikatakan sebagai makhluk sosial karena :
a.       Manusia tunduk pada aturan, norma sosial.
b.      Keinginan mendapat respon positif dari orang lain (pujian).

c.       Potensi akan berkembang bila dia hidup ditengah-tengah manusia.(2)

Kawan-kawan bisa langsung download saja makalah tentang "MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU DAN MAKHLUK SOSIAL" di bawah ini..

Semoga Bermanfaat ^_^

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar