| Tweet |
PENYEBAB TERKIKISNYA KEBUDAYAAN DI INDONESIA
Disusun Oleh : Desi
Minarni (TI B)
NIM : 3051311041
BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Indonesia merupakan
negara yang memiliki banyak kebudayaan, dimulai dari alat music, tarian, cara
berpakaian, cara berbicara, makanan yang dimakan, dan sebagainya. Bisa dilihat
dari tarian, masyarakat di Indonesia khususnya kaum muda zaman sekarang lebih
bangga melakukan tarian seperti dance, sufle, gangnam style yang bukan berasal
dari Indonesia daripada menari jaipong yang sudah jelas tarian tersebut berasal
Indonesia.
Lalu jika dilihat
dari makanan yang dimakan, mulai dari anak – anak, remaja, hingga dewasa tidak
sedikit yang lebih suka makan di restoran dan memilih makan pizza, burger,
hotdog, atau minimalnya fried chicken. Padahal Indonesia sendiri memiliki
makanan khas yang jelas – jelas lebih murah dan bahan-bahan yang tidak
membahayakan. Di Sukabumi sendiri ada mocha, bakwan ( kalau orang sunda
menyebutnya bala-bala),dan semacamnya. Saat ini makanan seperti itu dibilang
tidak elit, dan kadang kala orang yang terlalu fanatic terhadap modernisasi
menyebut orang yang memakannya itu dengan sebutan “JaDul” (Jaman Dulu).
B. Rumusan
Masalah
-
Apakah
penyebab terkikisnya kebudayaan di Indonesia?
C. Tujuan
-
Mengetahui
penyebab terkikisnya kebudayaan di Indonesia.
BAB
II
PEMBAHASAN
A. Pengertian
Kebudayaan
E.B. Tylor dalam buku yang
berjudul “Primitive Culture”, bahwa kebudayaan adalah keseluruhan kompleks yang
di dalamnya terkandung ilmu pengetahuan lain, serta kebiasaan yang didapat
manusia sebagai anggota masyarakat.
Pada sisi yang agak berbeda, Koentjaraningrat
mendefinisikan kebudayaan sebagai keseluruhan manusia dari kelakuan dan hasil
kelakuan yang teratur oleh tata kelakuan yang harus didapatkanya dengan belajar
dan yang semuanya tersusun dalam kehidupan masyarakat. Dari beberapa pengertian
tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa kebudayaan adalah keseluruhan sistem
gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia untuk memenuhi kehidupannya dengan
cara belajar, yang semuanya tersusun dalam kehidupanan masyarakat. (http://anwarabdi.wordpress.com/2013/04/07/ibd-pengertian-kebudayaan/)
B. Penyebab
Terkikisnya Kebudayaan di Indonesia
Semakin berkembangnya teknologi, maka semakin
terkikislah kebudayaan di Indonesia. Beberapa tahun kebelakang, mulai muncul
sebuah teknologi untuk berkomunikasi yakni HandPhone (HP). Alat komunikasi ini
diciptakan untuk mempermudah komunikasi jikalau memiliki saudara atau kerabat
yang tinggal jauh dari tempat kita. Tapi, seiring berjalannya waktu fungsi hp tidak
hanya untuk komunikasi, bisa untuk berfoto, membuat video, rekam suara, social
media, sampai pekerjaan bisnis pun dapat dilakukan menggunakan hp.
Sekitar 90% warga negara Indonesia memiliki
hp, mulai dari anak kecil sama orang tua. Kita ingat sekitar sebelum tahun 2000
permainan anak-anak sd dan yang seumurannya adalah main kelereng, loncat
tinggi, garasin, bebentengan dan semacamnya. Tapi sekarang bisa dilihat sudah
banyak anak sd yang membawa hp ke sekolahnya, hpnya pun bukan hp yang biasa
tapi hp yang memiliki berbagai macam fitur. Jika ditanya apa alasan mereka
membawa hp mungkin jawabannya adalah “teman-temanku juga pada bawa hp” dan
secara singka kita bisa menilai bahwa mereka membawa hp adalah untuk gaya dan
mengikuti trend masa kini, bisa dibilang ingin disebut modern dan jika masih
bermain hal-hal seperti main kelereng itu disebut jadul.
dari pernyataan diatas bisa dinilai bahwa
kebudayaan di Indonesia mulai terkikis. Penyebab terkikisnya kebudayaan di
Indonesia adalah :
1.
Globalisasi
2.
Modernisasi
3.
Sekularisasi
Namun
jika diteliti kembali, tiga penyebab tersebut tidak hanya Indonesia saja yang
mengalaminya, negara lain pun pasti mengalami hal yang sama namun justru mereka
bisa lebih maju dan tidak membuat mereka melupakan kebudayaan yang berasal dari negara mereka masing-masing. Berarti
terkikisnya kebudayaan di Indonesia tidak hanya karena tiga penyebab tersebut
melainkan ada penyebab lain yaitu ketidaksiapan Indonesia untuk menghadapi
Globalisasi, Modernisasi, dan Sekularisasi.
BAB
III
KESIMPULAN
Indonesia merupakan negara yang memiliki
kebudayaan sehingga kebudayaan tersebut membuat masyarakatnya bersikap sopan
santun dan memiliki tata karma yang baik. Namun semakin berkembangnya
teknologi, arus globalisasi, modernisasi, masyarakat Indonesia seakan-akan
melupakan kebudayaannya dan lebih memilih membudayakan kebudayaan orang lain.
Yang menyebabkan terkikisnya kebudayaan dan menjadikan masyarakat yang
individualis, jauh dari norma dan lainnya. Hal-hal tersebut terjadi karena
Indonesia belum siap menghadapi perkembangan teknologi, arus globalisasi,
modernisasi yang maju dengan pesatnya.
|
|
PENYEBAB TERKIKISNYA KEBUDAYAAN DI INDONESIA
Disusun Oleh : Desi
Minarni (TI B)
NIM : 3051311041
BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Indonesia merupakan
negara yang memiliki banyak kebudayaan, dimulai dari alat music, tarian, cara
berpakaian, cara berbicara, makanan yang dimakan, dan sebagainya. Bisa dilihat
dari tarian, masyarakat di Indonesia khususnya kaum muda zaman sekarang lebih
bangga melakukan tarian seperti dance, sufle, gangnam style yang bukan berasal
dari Indonesia daripada menari jaipong yang sudah jelas tarian tersebut berasal
Indonesia.
Lalu jika dilihat
dari makanan yang dimakan, mulai dari anak – anak, remaja, hingga dewasa tidak
sedikit yang lebih suka makan di restoran dan memilih makan pizza, burger,
hotdog, atau minimalnya fried chicken. Padahal Indonesia sendiri memiliki
makanan khas yang jelas – jelas lebih murah dan bahan-bahan yang tidak
membahayakan. Di Sukabumi sendiri ada mocha, bakwan ( kalau orang sunda
menyebutnya bala-bala),dan semacamnya. Saat ini makanan seperti itu dibilang
tidak elit, dan kadang kala orang yang terlalu fanatic terhadap modernisasi
menyebut orang yang memakannya itu dengan sebutan “JaDul” (Jaman Dulu).
B. Rumusan
Masalah
-
Apakah
penyebab terkikisnya kebudayaan di Indonesia?
C. Tujuan
-
Mengetahui
penyebab terkikisnya kebudayaan di Indonesia.
BAB
II
PEMBAHASAN
A. Pengertian
Kebudayaan
E.B. Tylor dalam buku yang
berjudul “Primitive Culture”, bahwa kebudayaan adalah keseluruhan kompleks yang
di dalamnya terkandung ilmu pengetahuan lain, serta kebiasaan yang didapat
manusia sebagai anggota masyarakat.
Pada sisi yang agak berbeda, Koentjaraningrat
mendefinisikan kebudayaan sebagai keseluruhan manusia dari kelakuan dan hasil
kelakuan yang teratur oleh tata kelakuan yang harus didapatkanya dengan belajar
dan yang semuanya tersusun dalam kehidupan masyarakat. Dari beberapa pengertian
tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa kebudayaan adalah keseluruhan sistem
gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia untuk memenuhi kehidupannya dengan
cara belajar, yang semuanya tersusun dalam kehidupanan masyarakat. (http://anwarabdi.wordpress.com/2013/04/07/ibd-pengertian-kebudayaan/)
B. Penyebab
Terkikisnya Kebudayaan di Indonesia
Semakin berkembangnya teknologi, maka semakin
terkikislah kebudayaan di Indonesia. Beberapa tahun kebelakang, mulai muncul
sebuah teknologi untuk berkomunikasi yakni HandPhone (HP). Alat komunikasi ini
diciptakan untuk mempermudah komunikasi jikalau memiliki saudara atau kerabat
yang tinggal jauh dari tempat kita. Tapi, seiring berjalannya waktu fungsi hp tidak
hanya untuk komunikasi, bisa untuk berfoto, membuat video, rekam suara, social
media, sampai pekerjaan bisnis pun dapat dilakukan menggunakan hp.
Sekitar 90% warga negara Indonesia memiliki
hp, mulai dari anak kecil sama orang tua. Kita ingat sekitar sebelum tahun 2000
permainan anak-anak sd dan yang seumurannya adalah main kelereng, loncat
tinggi, garasin, bebentengan dan semacamnya. Tapi sekarang bisa dilihat sudah
banyak anak sd yang membawa hp ke sekolahnya, hpnya pun bukan hp yang biasa
tapi hp yang memiliki berbagai macam fitur. Jika ditanya apa alasan mereka
membawa hp mungkin jawabannya adalah “teman-temanku juga pada bawa hp” dan
secara singka kita bisa menilai bahwa mereka membawa hp adalah untuk gaya dan
mengikuti trend masa kini, bisa dibilang ingin disebut modern dan jika masih
bermain hal-hal seperti main kelereng itu disebut jadul.
dari pernyataan diatas bisa dinilai bahwa
kebudayaan di Indonesia mulai terkikis. Penyebab terkikisnya kebudayaan di
Indonesia adalah :
1.
Globalisasi
2.
Modernisasi
3.
Sekularisasi
Namun
jika diteliti kembali, tiga penyebab tersebut tidak hanya Indonesia saja yang
mengalaminya, negara lain pun pasti mengalami hal yang sama namun justru mereka
bisa lebih maju dan tidak membuat mereka melupakan kebudayaan yang berasal dari negara mereka masing-masing. Berarti
terkikisnya kebudayaan di Indonesia tidak hanya karena tiga penyebab tersebut
melainkan ada penyebab lain yaitu ketidaksiapan Indonesia untuk menghadapi
Globalisasi, Modernisasi, dan Sekularisasi.
BAB
III
KESIMPULAN
Indonesia merupakan negara yang memiliki
kebudayaan sehingga kebudayaan tersebut membuat masyarakatnya bersikap sopan
santun dan memiliki tata karma yang baik. Namun semakin berkembangnya
teknologi, arus globalisasi, modernisasi, masyarakat Indonesia seakan-akan
melupakan kebudayaannya dan lebih memilih membudayakan kebudayaan orang lain.
Yang menyebabkan terkikisnya kebudayaan dan menjadikan masyarakat yang
individualis, jauh dari norma dan lainnya. Hal-hal tersebut terjadi karena
Indonesia belum siap menghadapi perkembangan teknologi, arus globalisasi,
modernisasi yang maju dengan pesatnya.